Selasa, 03 Agustus 2010

- Higuain Tak Tertarik Pakai No.7

Jakarta - Gonzalo Higuain sepertinya merasa tidak perlu ikut berebut nomor punggung tujuh yang diincar Crisitiano Ronaldo. Ia berpendapat jumlah gol yang diukir lebih penting dari sekedar nomor punggung.

Sejak kepergian Raul ke Schalke, nomor punggung tujuh di Real Madrid praktis tidak ada yang memakai. Meskipun ada wacana untuk mempensiunkan nomor itu untuk menghormati sang pemain tetapi Ronaldo berhasrat ununtuk mengembalikan "identitasnya" ke CR7 yang ia dapat saat membela Manchester United. Namun ketika Ronaldo bergabung dengan Los Merengues, ia terpaksa mengubahnya menjadi CR9 karena nomor tujuh sudah dipakai Raul, Si 'Pangeran Madrid'.

Bagi Ronaldo nomor tujuh bukan hanya soal identitas melainkan juga soal keberuntungan. Semasa membela MU, pemain termahal dunia ini mengalami musim yang sukses. Puncaknya di musim 2008-09 di mana dia mempersembahkan trofi Liga Primer dan Liga Champions yang menghasilkan penghargaan pemain terbaik dunia dan Eropa kepada dia.

Apalagi di Madrid, nomor tujuh juga sangat spesial. Raul adalah sosok spesial di balik nomor keramat itu.

Striker yang kini berusia 33 tahun itu turut membangun Los Blancos menjadi salah satu klub terbesar di dunia dengan segudang prestasi. Raul juga legenda Madrid bahkan ada sebutan 'Raul Madrid' untuk menggambarkan betapa identiknya dia dengan klub ibukota Spanyol ini.

Tetapi Higuain sepertinya tidak tertarik untuk memakai nomor yang ditinggalkan Raul tersebut. Top skorer Madrid dalam dua musim terakhir ini lebih mempersoalkan bagaimana mengukir gol sebanyak-banyaknya karena itulah yang menjadi ukuran seorang striker seperti dia.

"Tidak penting berapa nomor yang dipakai seorang penyerang di punggungnya. Apa yang penting adalah jumlah gol yang berhasil dia ukir," tegas penyerang berjuluk El Pipita itu di situs resmi Madrid.

"Saya akan tetap menggunakan nomor saya karena saya mencintainya dan saya harus bemain bagus selama saya memakainya. Nomor tidak penting melainkan performa," lugas Higuain.

Raul akhirnya memutuskan keluar dari Santiago Bernabeu setelah 16 tahun mengabdi. Higuain pun hanya bisa mengharapkan kesuksesan buat rekan yang telah berjuang bersamanya selama empat musim belakangan itu.

"Raul sudah banyak membantu saya dan dia adalah legenda Real Madrid. Saya sangat bersyukur tapi dia memutuskan untuk memulai sebuah petualangan baru di Jerman dan saya berharap kesuksesan buat dia," tutup penyerang bernomor punggung 20 ini.
- Messi Bertekad Sapu Bersih

Barcelona - Gagal di Piala Dunia tak membuat Lionel Messi kecewa. Pemain Argentina itu ingin menebusnya dengan membawa Barcelona memenangi seluruh trofi di semua kejuaraan yang diikuti.

Perjalanan Messi di Piala Dunia 2010 berakhir tidak memuaskan. Tim Tango harus pulang dengan tertunduk malu usai dicukur Jerman 0-4 di babak perempatfinal.

"Yang jelas kekalahan itu tidak berpengaruh banyak bagi saya karena saya tidak berharap kalah dari Jeman. Namun itu semua sudah selesai dan kita tidak bisa apa-apa lagi. Melihat ke masa lalu terlalu lama dan terlalu jauh merupakan sebuah kesalahan," lugas Messi seperti dikutip dari situs resmi Barca.

Pemain berjuluk 'Messidona' itu masih punya kesempatan untuk membawa negaranya menjadi juara di waktu-waktu mendatang. Kini sebagai target jangka pendek, Messi ingin 'melampiaskan' kegagalannya di Afrika Selatan dengan mengantarkan Blaugrana menjadi yang terbaik.

"Target kami selalu sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Kami ingin memenangi segalanya. Kami paham itu sulit namun tim ini diperkuat oleh pemain-pemain yang luar biasa dan kami yakin kami mampu melakukannya," ujar pemain terbaik dunia 2009 itu.

Keyakinan Messi semakin bertambah mengingat The Catalans juga dihuni para pemain nasional Spanyol yang berhasil menjadi juara dunia seperti David Villa, Carles Puyol, Andres Iniesta, dan Xavi Hernandez.

"Tidak ada tekanan bagi mereka. Para juara akan kembali dengan keinginan lebih besar karena mereka adalah juara. Kami ingin melanjutkan ini semua dengan gelar," tutup pesepakbola berusia 23 tahun itu.

Senin, 02 Agustus 2010

- Fabiano Dikecewakan Milan

Sevilla - Luis Fabiano memutuskan bertahan karena menilai tidak ada klub yang serius mendekatinya. Striker Sevilla ini juga menuding AC Milan telah mengingkari janji terhadap dia.

Selama pagelaran Piala Dunia, nama Fabiano sering dikait-kaitkan dengan sejumlah klub. Selain Manchester United, tersiar kabar bahwa Rossonerri juga bernafsu untuk mendapatkan dia.

Respon Fabiano sendiri juga bagus. Ia pernah berkata bahwa dirinya mempertimbangkan tawaran dari dua klub besar Eropa tersebut setelah berlaga bersama Brasil.

Akan tetapi, bomber berusia 29 tahun ini lantas memutuskan bertahan karena ia merasa tidak ada klub yang serius meminangnya. Bahkan ia mengaku tidak akan memikirkan lagi soal bergabung bersama Diavolo Rosso karena merasa di kecewakan.

"Kenyataannya, tidak ada (klub) yang mencari saya. Saya telah menolak Milan sejak tahun lalu ketika ada kontak serius. Saya menolak mereka karena mereka menjanjikan sesuatu yang tidak bisa mereka tepati," ucap pemilik 43 caps bersama Brasil tersebut di ESPN.

"Saya tidak bisa mengatakannya. Saya tetap di Sevilla. Saya telah memenangi banyak hal disini. Ini adalah momen penting buat saya. Sekarang saya ingin mempersiapkan diri saya sebaik mungkin untuk laga Super Cup Spanyol melawan Barcelona dan kualifikasi Liga Champions," demikian Fabiano.